
Jombang-23/10/2026– Suasana khusyuk menyelimuti lapangan utama MAN 6 Jombang. Ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan melaksanakan Salat Istisqa’ berjamaah di lapangan MAN 6 Jombang pada hari Jumat 23 Oktober 2026. Rangkaian salat sunnah untuk memohon diturunkannya hujan, di tengah musim kemarau yang panjang dan banyak daerah yang terbakar karena panasnya suhu. Kegiatan yang digelar pada pagi hari tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar MAN 6 Jombang. Terlihat dalam foto, ratusan siswa dan siswi dengan seragam putih berjilbab putih duduk rapi menghadap kiblat, sementara siswa putra berada di shaf depan. Seluruhnya mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan di meski di tengah lapangan yang terik.
Sebelum acara salat istisqa’ semua madrasah diajak membaca surat Yasin, istighosah dan istighfar bersama menundukkan kepala dengan penuh khusyuk, membersihkan hati dari segala rasa yang buruk, mengintropeksi diri dari semua kesalahan dan dosa yang telah lalu, mensyukuri nikmat Allah yang tidak terhitung jumlahnya. Kepala madrasah menyampaikan dan berusaha mengajak semua madrasah untuk senantiasa bersabar dan memperbanyak istighfar di tengah ujian hidup yang dialami oleh manusia.
Beliau menunjukkan betapa beratnya ujian yang dihadapi oleh nabi -nabi terdahulu namun mereka tetap sabar dan memperbanyak istighfar serta teta semangat dan senantiasa menyandarkan semuanya pada Allah SWT. Karena hanya Allah yang bisa memberikan hidayah kepada manusia.
Rangakaian kegiatan hari Jumat tersebut adalah :
- Pembacaan Surat Yasin
- Pembacaan Istighosah
- Pembacaan istighfar 100.000 x
- Ceramah mauidhoh hasanah oleh Kamad
- Salat Istisqa’
Pelaksanaan Salat Istisqa’ ini dipimpin oleh Ustadz Zaki , Khotib Ustadz Riza dan Sebagai Bilal /Muadzin adalah ustadz Dayat. Beliau merupakan guru agama MAN 6 Jombang. Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan bahwa Salat Istisqa’ merupakan sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan ketika umat mengalami kekeringan dan kesulitan air. Selain sebagai ikhtiar langit memohon hujan, shalat ini juga menjadi momentum muhasabah diri untuk memperbanyak istighfar dan taubat. “Kegiatan ini adalah bentuk pendidikan karakter religius.
Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa di balik ikhtiar lahiriah, ada ikhtiar batiniah dengan kembali kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat, membawa berkah dan menghindari kita dari musibah kekeringan,” ujar kepala MAN 6 Jombang. Para siswa terlihat sangat antusias. Mereka datang dengan mengenakan pakaian muslim terbaik dan membawa alas salat dari rumah.
Doa bersama dipanjatkan agar Kabupaten Jombang dan wilayah Indonesia lainnya segera diberikan hujan yang membawa kesuburan, serta dijauhkan dari bencana kekeringan dan kebakaran hutan. Dengan terlaksananya Salat Istisqa’ ini, diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika MAN 6 Jombang akan pentingnya menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap kondisi.
Reporter: Humas MAN 6 Jombang
Dokumentasi :











